![]() |
| Ilustrasi Jamaah Haji (Foto: Istimewa) |
Bireuen — Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Bireuen, H. Sulaimannur, SAg, mengingatkan jamaah haji asal Bireuen agar tidak mudah tertipu oleh penelpon gelap. Ia menegaskan, bahwa berbagai modus penipuan kerap menyasar para jamaah haji, terutama menjelang keberangkatan.
Imbauan ini disampaikan saat pertemuan pembekalan bagi ketua regu dan ketua rombongan jamaah haji Bireuen yang digelar di Masjid Badrussalam, pada Kamis (9/4/2026).
Sulaimannur mengingatkan jamaah agar tidak melayani telepon, pesan WhatsApp, maupun panggilan video dari nomor tidak dikenal.
“Jajaran Kementerian Haji dan Umrah Bireuen hanya menyampaikan informasi penting secara resmi, biasanya dengan meminta yang bersangkutan datang langsung ke kantor. Kami tidak pernah melakukan miscall,” tegasnya.
Ia menjelaskan, penipu kerap memanfaatkan keinginan calon jamaah yang berharap bisa berangkat lebih cepat. Modus yang sering digunakan adalah iming-iming percepatan keberangkatan haji.
“Ada yang mengiyakan, lalu akhirnya tertipu. Jika ingin mengetahui kepastian keberangkatan, silakan datang langsung ke kantor. Semua akan kami jelaskan secara resmi,” ujarnya.
