![]() |
| Wakil Presiden Persiraja Banda Aceh, Iswayudi atau lebih dikenal dengan panggilan Bos Yudi |
Bireuen — Gejolak di tubuh Persiraja Banda Aceh kembali menjadi sorotan setelah Wakil Presiden Persiraja Iswahyudi alias Bos Yudi menyatakan mundur dari jabatannya.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui unggahan Insta Story @yudy_ronaldo sebagai bentuk tanggung jawab atas buruknya performa tim dalam beberapa pertandingan terakhir.
Dalam pernyataan itu, ia mengawali pesannya dengan permohonan maaf kepada masyarakat Aceh.
"Sebagai bentuk rasa tanggung jawab saya atas buruknya performa tim di 4 pertandingan, saya atas nama pribadi memohon maaf kepada seluruh masyarakat Aceh.”
la kemudian menyatakan secara tegas bahwa dirinya mundur dari jabatan Wakil Presiden Persiraja.
“Dan dengan ini Saya menyatakan mundur dari jabatan wakil presiden Persiraja."
Pernyataan tersebut muncul di tengah periode sulit yang sedang dijalani Persiraja pada awal kompetisi Pegadaian Championship 2026/27.
Berdasarkan catatan resmi pertandingan Persiraja, Laskar Rencong menelan kekalahan dalam Empat laga awal kompetisi, masing-masing 0-1 dari Semen Padang pada 13 September, 1-2 dari PSPS Pekanbaru pada 19 September, serta 1-2 dari Persikad Depok pada 26 September 2026 dan Malam ini 2-1 dari Sumsel United pada 02 Oktober 2026.
Situasi tersebut sebelumnya juga mendorong perubahan di jajaran kepelatihan. Situs resmi Persiraja pada 28 September 2026 mengabarkan bahwa pelatih Jaya Hartono dan stafnya diistirahatkan setelah tiga kekalahan beruntun. Sehari kemudian, klub mengumumkan Nazaruddin Dek Gam menunjuk M. Ridwan untuk menangani Persiraja.
Dalam pesannya, Yudi juga menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak berarti berakhirnya kecintaan dan pengabdiannya terhadap klub kebanggaan masyarakat Aceh.
"Insya Allah tim ini akan segera bangkit. Pengabdian ini tidak akan pernah pudar. Orange selamanya," tulisnya.
