Jakarta
— Seulawah Team Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil meraih penghargaan Best Team kategori Fixed-Wing (FW) dalam ajang Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2026 yang berlangsung di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, 21–25 September 2026.

Penghargaan tersebut diraih setelah Seulawah Team berhasil menyelesaikan seluruh misi penerbangan yang dipertandingkan pada kategori Fixed-Wing.

Capaian itu menjadi hasil dari persiapan teknis, pengembangan dan pengujian wahana, penyusunan strategi, serta kerja sama seluruh anggota tim selama mengikuti kompetisi.

KRTI 2026 mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dalam kompetisi pengembangan dan pengoperasian teknologi robot terbang. 

Kompetisi ini menguji kemampuan mahasiswa dalam menerapkan teknologi penerbangan, robotika, sistem kendali, pemrograman, desain, dan rekayasa.

Pada kategori Fixed-Wing, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya meraih Juara 1, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Juara 2, dan Universitas Negeri Surabaya Juara 3.

Sementara Universitas Andalas (UNAND) Padang meraih Harapan 1, Universitas Negeri Malang Harapan 2, sedangkan penghargaan Best Design diberikan kepada STT Kedirgantaraan.

Di tengah persaingan tersebut, Seulawah Team USK memperoleh penghargaan Best Team atas performa tim secara keseluruhan selama kompetisi.

Ketua Seulawah Team, Kevin Adiatma, bersama anggota tim menyampaikan kepuasan terhadap performa wahana Fixed-Wing yang digunakan selama pertandingan. 

Kemampuan menyelesaikan seluruh misi menjadi salah satu capaian penting setelah melalui proses persiapan dan pengujian sebelum bertolak ke IKN.

Seulawah Team terdiri dari Kevin Adiatma sebagai ketua, Dzawil Fahmi Sofyanda, Elsa Yulia Putri, Suhra Wardiah, Feri Mauliandi Saputra, Naufal Shaumi, dan Rauhul Haq. Tim tersebut mendapat pendampingan dari dosen pembimbing, Prof. Dr. Ir. Mohd Iqbal, MT.

Selama pertandingan, anggota tim dituntut memastikan wahana dapat beroperasi sesuai ketentuan sekaligus mampu mengambil keputusan dan berkoordinasi ketika menjalankan setiap misi.

Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Dr. Ir. Wira Dharma, S.Si., M.Si., M.P., IPM., hadir di lokasi perlombaan untuk memberikan dukungan kepada tim.

Wira Dharma mengapresiasi perjuangan mahasiswa yang membawa nama USK dalam kompetisi teknologi tingkat nasional. Menurutnya, keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi menjadi bagian dari proses pembinaan sekaligus pengembangan prestasi dan kemampuan praktis.

Dukungan juga disampaikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH. Ia mengapresiasi kerja keras mahasiswa dan dosen pembimbing hingga Seulawah Team mampu tampil di putaran final dan meraih penghargaan Best Team.

Setelah menyelesaikan KRTI 2026, Seulawah Team akan melakukan evaluasi terhadap seluruh proses kompetisi, mulai dari performa wahana, sistem, strategi pertandingan, hingga koordinasi antaranggota.

Evaluasi tersebut akan menjadi bahan persiapan untuk menghadapi KRTI berikutnya. Tim berencana memperkuat pengembangan wahana, memperbanyak pengujian, mematangkan strategi, serta meningkatkan kesiapan anggota.

“Untuk tahun depan kita akan mempersiapkan materi lebih matang dan menang,” menjadi semangat Seulawah Team setelah menyelesaikan seluruh rangkaian KRTI 2026.

Bagi USK, capaian Best Team tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong mahasiswa mengembangkan inovasi dan prestasi di bidang teknologi. Pengalaman bertanding di IKN juga menjadi modal bagi Seulawah Team untuk terus mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.