BANDA ACEH — UIN Ar-Raniry Banda Aceh terus memperkuat kerja sama internasional melalui UPT Pusat Layanan Internasional atau International Office.
Hal itu dilakukan melalui kunjungan Kepala UPT Pusat Layanan Internasional UIN Ar-Raniry, Prof. Dr.phil. Saiful Akmal, S.Pd.I, MA, bersama Direktur Chinese Corner, Teuku Zulyadi, M.Kesos., Ph.D, ke Kantor Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Medan pada 24–25 September 2026.
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan UIN Ar-Raniry dengan Konjen RRT Medan pada Februari 2026. Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas pengembangan Chinese Corner sebagai pusat pembelajaran bahasa dan budaya Tiongkok.
Saiful Akmal mengatakan, penguatan kerja sama internasional menjadi salah satu agenda UIN Ar-Raniry dalam meningkatkan reputasi akademik di tingkat global.
“Internasionalisasi menjadi bagian penting untuk membangun reputasi UIN Ar-Raniry menuju World Class Islamic University,” kata Saiful.
Menurutnya, kerja sama internasional tidak hanya dilakukan dengan Tiongkok. UIN Ar-Raniry juga menjajaki kerja sama dengan sejumlah negara lain, seperti Amerika Serikat, Prancis, Jerman, Rusia, Inggris, dan Uni Emirat Arab.
Saat ini UIN Ar-Raniry telah memiliki EducationUSA dan Chinese Corner. Kampus juga menjajaki kerja sama dengan Russian House serta mengaktifkan kembali Warung Prancis dan Deutsche Ecke.
Dalam pertemuan dengan pihak Konsulat Jenderal RRT Medan, terdapat tiga agenda utama yang akan ditindaklanjuti.
Pertama, rencana peresmian Chinese Corner UIN Ar-Raniry. Proposal peresmian akan diajukan kepada Konjen RRT Medan, Huang He, dengan target pelaksanaan pada pekan pertama Desember 2026.
Kedua, kedua pihak menjajaki fasilitasi penandatanganan MoU antara UIN Ar-Raniry dengan salah satu universitas di Tiongkok.
Ketiga, akan dilakukan sosialisasi program beasiswa pendidikan ke Tiongkok yang ditargetkan berlangsung sebelum November 2026.
Saiful mengatakan, tiga agenda tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa dan sivitas akademika UIN Ar-Raniry.
“Chinese Corner bukan hanya tempat belajar bahasa, tetapi juga menjadi pintu bagi mahasiswa untuk mendapatkan informasi beasiswa dan peluang kerja sama akademik dengan universitas di Tiongkok,” ujarnya.
Chinese Corner UIN Ar-Raniry juga mendapat dukungan langsung dari Konsulat Jenderal RRT Medan, antara lain melalui bahan ajar, fasilitasi tenaga pengajar, serta akses informasi mengenai beasiswa dan kerja sama akademik.
Selain melakukan pertemuan, delegasi UIN Ar-Raniry juga menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Rakyat Tiongkok di Grand City Hall Hotel, Medan.
Kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antara UIN Ar-Raniry dengan pihak Konsulat Jenderal RRT Medan.
Saiful berharap kerja sama yang dibangun dapat terus berkembang dan memberikan lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman serta pendidikan di tingkat internasional.
Menurutnya, International Office akan terus membuka dan memperkuat jejaring dengan berbagai negara sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan reputasi UIN Ar-Raniry di tingkat global.
