Bireuen - Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri 08 sukses menyelenggarakan kegiatan sosialisasi perguruan tinggi bagi para siswa di SMAN 1 Tanah Pasir, Kecamatan Tanah Pasir, Kabupaten Aceh Utara. Agenda ini dirancang sebagai langkah pembekalan berkelanjutan agar siswa memiliki pemahaman mendalam mengenai jalur pendaftaran, peluang beasiswa, serta gambaran kehidupan kampus di UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe (UIN SUNA), Selasa (4/8/2026).
Dalam pemaparannya, tim KPM memperkenalkan UIN SUNA sebagai perguruan tinggi negeri berbasis Islam yang resmi bertransformasi dari IAIN menjadi UIN berdasarkan Perpres Nomor 56 Tahun 2025. Para peserta dibekali informasi menyeluruh mengenai mekanisme seleksi masuk perguruan tinggi yang rutin dibuka setiap tahunnya, meliputi jalur SPAN-PTKIN (seleksi prestasi tanpa biaya), UM-PTKIN (ujian nasional serentak), hingga Jalur Mandiri.
Materi juga merinci berbagai opsi program studi di empat fakultas utama yang telah diperkuat dengan program studi terakreditasi Unggul—Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Fakultas Syariah (FASYA), Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD), dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI)—serta jenjang Pascasarjana (S2) dan Doktoral (S3). Dipaparkan pula ragam skema beasiswa seperti KIP Kuliah, Beasiswa Bank Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Baitul Mal, Unit Pengelola Zakat, hingga Beasiswa Nelayan. Mahasiswa KPM juga menjelaskan wadah pengembangan diri melalui Organisasi Mahasiswa (Ormawa), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan Unit Kegiatan Khusus (UKK).
Guna menunjang proses pembelajaran, sosialisasi ini turut mengenalkan berbagai fasilitas kampus UIN SUNA, seperti ruang perkuliahan yang modern, laboratorium terpadu, perpustakaan digital, hingga lingkungan kampus yang asri. Selain itu, dipaparkan pula keberadaan program Ma’had Al-Jami’ah khusus mahasiswi (akhwat) sebagai wadah pembinaan karakter dan keilmuan Islam. Program ini menawarkan kegiatan unggulan seperti Tahfidz, Tahsin, Tilawah Al-Qur'an, pengajian Kitab Kuning, pendalaman Bahasa Arab dan Inggris, Muhadarah, serta ajang Language EXPO.
Ketua Kelompok KPM 08, Abdul Aziz Yuda Hermawan, menegaskan bahwa sosialisasi ini ditujukan sebagai investasi informasi jangka panjang bagi seluruh tingkatan kelas.
"Informasi ini kami susun agar relevan tidak hanya bagi siswa yang akan lulus dalam waktu dekat, tetapi juga menjadi panduan awal bagi tingkat di bawahnya untuk mempersiapkan diri sejak dini. Kami ingin membuka wawasan bahwa akses pendidikan tinggi di UIN SUNA selalu terbuka lebar," ujar Abdul Aziz Yuda Hermawan.
Tingginya antusiasme terlihat dari interaksi antara tim KPM dan tenaga pendidik setempat, khususnya saat membedah skema bantuan biaya pendidikan. Salah satu guru di SMAN 1 Tanah Pasir menilai informasi tersebut sangat krusial bagi masa depan siswanya.
"Penjelasan dari adik-adik KPM mengenai ragam beasiswa ini sangat penting dan menjadi acuan utama bagi anak-anak kami. Mengingat banyak siswa yang memiliki keterbatasan secara ekonomi, informasi beasiswa ini menjadi angin segar sekaligus motivasi kuat agar mereka tidak lagi ragu atau takut untuk melanjutkan kuliah," tutur guru tersebut.
Acara diakhiri dengan panduan cara memantau jadwal pendaftaran berkala melalui portal resmi PMB UIN SUNA dan dilanjutkan sesi tanya jawab interaktif dan foto bersama.
