Bireuen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi LT-76 Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar program literasi di TK Al Kausar Mulia, Gampong Juli Tambo Tanjong, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Selasa(21/07/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN dalam mengenalkan budaya membaca kepada anak sejak usia dini melalui aktivitas belajar yang menyenangkan.

Program tersebut diisi dengan kegiatan membaca nyaring, mewarnai, hingga permainan edukatif yang disesuaikan dengan karakter belajar anak usia dini. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung interaktif dan berhasil menarik perhatian dan antusiasme para siswa.

Ketua Kelompok KKN Tematik Literasi LT-76 USK, Muhammad Reky, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membiasakan anak-anak berinteraksi dengan buku sejak dini sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan.

"Melalui kegiatan membaca nyaring dan mewarnai, kami ingin menunjukkan kepada anak-anak bahwa membaca bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan. Kami berharap anak-anak semakin tertarik dengan buku dan mulai membiasakan diri membaca sejak usia dini,” ujarnya.

Kepala TK Al Kausar Mulia, Sri Moulinda, S.Pd., mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, literasi memiliki peran penting dalam perkembangan anak karena membantu mereka mengenal lingkungan, huruf, angka, serta berbagai hal di sekitarnya melalui media yang menarik.

"Literasi sangat penting bagi anak-anak. Mereka lebih mudah memahami sesuatu jika belajar menggunakan gambar dan alat peraga karena pada usia dini pembelajaran harus bersifat konkret," katanya.

Ia juga menilai metode yang diterapkan mahasiswa membuat suasana belajar lebih hidup. Kegiatan membaca nyaring, mewarnai, dan permainan edukatif dinilai mampu membuat anak-anak lebih antusias dibandingkan pembelajaran yang hanya menggunakan metode ceramah.

Sri Moulinda berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga anak-anak memiliki lebih banyak kesempatan untuk belajar bersama dan mengenal hal-hal baru.

"Kalau bisa jangan hanya sehari. Anak-anak senang mengenal hal baru, jadi akan lebih baik jika kegiatan seperti ini bisa dilakukan lebih lama," ujarnya.

Selain itu, ia berharap perpustakaan yang telah dipersiapkan dapat dimanfaatkan bersama oleh mahasiswa KKN dan para siswa sehingga dapat menjadi sarana untuk membiasakan anak-anak membaca sejak usia dini.