Bireuen - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) LT-76 Universitas Syiah Kuala (USK) turut berpartisipasi dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) ke-7 yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang (PC) APRI Kabupaten Bireuen di Gampong Juli Tambo Tanjong, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, pada Selasa (15/7/2026).

Kegiatan yang mengusung tema "Ekoteologi Penghulu: Menanam Pohon, Merawat Kehidupan, Melestarikan Bumi Serambi Mekkah" ini diisi dengan penanaman pohon secara serentak dan pemberian santunan kepada anak yatim. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Pengurus PC APRI Kabupaten Bireuen, aparatur gampong, tokoh masyarakat, serta mahasiswa KKN LT-76 USK.

Keikutsertaan mahasiswa KKN LT-76 USK dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pelestarian lingkungan sekaligus penguatan nilai-nilai sosial kemasyarakatan melalui pengabdian kepada masyarakat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd., mengatakan bahwa penanaman pohon durian pada lahan wakaf yang belum produktif merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program wakaf produktif.

"Semua tanah wakaf yang tidak produktif, yang kosong, kita lakukan penanaman pohon agar nanti manfaatnya bisa digunakan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa hasil panen dari pohon yang ditanam nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan masyarakat, seperti mendukung pendidikan, memberikan beasiswa bagi anak yatim dan masyarakat kurang mampu, serta membantu kebutuhan sosial di gampong sesuai dengan amanah wakaf.

"Kita berharap apa yang kita tanam hari ini, jika nanti berbuah, hasil dari tanah wakaf itu bisa dimanfaatkan untuk pemberdayaan ekonomi gampong. Mungkin juga untuk pendidikan, beasiswa anak yatim, fakir miskin, atau kegiatan di gampong," tambahnya.

Selain mengikuti kegiatan penanaman pohon, mahasiswa KKN LT-76 USK juga berkesempatan berdialog dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen mengenai pentingnya pemberdayaan aset wakaf dan peran generasi muda dalam pembangunan masyarakat.

Di akhir kegiatan, ia juga berpesan kepada mahasiswa KKN agar memanfaatkan masa pengabdian dengan sebaik-baiknya dan menyusun program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Buatlah perencanaan yang matang untuk diri sendiri dan kemaslahatan masyarakat. Karena ke depan negara ada di tangan kalian," pesannya kepada mahasiswa KKN.

Melalui partisipasi dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN LT-76 USK diharapkan dapat memperoleh pengalaman pengabdian sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan, pemberdayaan wakaf produktif, dan penguatan nilai-nilai sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Penulis: KKN LT-76 Universitas Syiah Kuala