![]() |
| Foto: Dok RSUD dr Fauziah Bireuen |
Bireuen — Ketua Tim Persiapan Rumah Sakit Pendidikan RSUD dr. Fauziah Bireuen, dr. Zumirda, Sp.B, FINACs, didampingi Wadir Administrasi Umum dan Keuangan Mirzal, M.K.M dan Plt. Wadir Pelayanan Medis dan Penunjang dr. Muhammad Adi, Sp.Rad, memimpin rapat koordinasi membahas progres penyiapan dokumen pengusulan RSUD dr. Fauziah Bireuen sebagai Rumah Sakit Pendidikan, Rabu (22/4/2026).
Rapat yang digelar di Aula RSUD dr. Fauziah Bireuen itu dihadiri perwakilan manajemen rumah sakit, dan Kelompok Kerja (Pokja) Persiapan RS Pendidikan.
Dalam rapat, Ketua Tim menyampaikan bahwa dokumen pengusulan telah disiapkan oleh masing-masing Pokja sesuai standar dari Kementerian Kesehatan dan Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran. Dokumen tersebut mencakup aspek legal, SDM, sarana prasarana, pelayanan, serta kurikulum pendidikan klinik.
"Progresnya sudah cukup baik. Alhamdulillah Pokja sudah menyelesaikan 99% dokumen yang dibutuhkan, hari ini kita bahas satu dokumen lagi terkait unit cost. Kita targetkan akhir bulan ini semua berkas rampung untuk selanjutnya diajukan ke Kemenkes," ujar Ketua Tim Persiapan.
Ia menambahkan, penetapan RSUD dr. Fauziah Bireuen sebagai RS Pendidikan akan memperkuat peran rumah sakit dalam pelayanan, penelitian, dan pendidikan dokter. Selain itu, status RS Pendidikan juga diharapkan meningkatkan mutu layanan bagi masyarakat Bireuen dan sekitarnya.
Rapat diakhiri dengan penyusunan timeline penyelesaian dokumen dan pembagian tugas lanjutan untuk Pokja yang masih perlu melengkapi beberapa persyaratan administrasi dan teknis.
