Kordinator Kerja Sama Antar Lembaga Taman Iskandar Muda Jakarta, Halim Thomas yang juga Ketua Alumni 91 SMPN 1 Bireuen menyerahkan bantuan penyaring air minum panel surya kepada Sekdes Gampong Krueng Simpong, Dusun Bivak, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen., Mynazar Arrahman. (Foto: Dok. TIM Jakarta)

Satgas Taman iskandar Muda Jakarta di bulan Ramadhan menyalurkan bantuan dan melakukan pengobatan masal di Dusun Bivak, Gampong Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen


TIM sudah beberapa kali memberi bantuan kepada warga terdampak banjir dan tanah longsor di gampong tersebut.


Bantuan kali ini berupa mesin air minum panel surya sekaligus pipa untuk instalasi air, Kerjasama antara Taman Iskandar Muda Jakarta, Keluarga Masyarakat Aceh Bandung dan simpatisan (KAMABA) beserta Ikatan Alumni Universitas Syiah Kuala (IKA USK Bandung).




Bantuan itu diterima Munazar Arahman selaku Sekretaris Desa (Sekdes) Gamping Krueng Simpo, disaksikan M. Nur, Kepala Dusun Bivak.


Pada  kesempatan, Kordinator Kerja Sama Antar Lembaga Taman Iskandar Muda Jakarta, Halim Thomas yang juga Ketua Alumni 91 SMPN 1 Bireuen kepada Kabar Bireuen, Senin (16/3/2026) menyebutkan, kebutuhan air bersih saat ini sangat mendesak, karna setelah pasca banjir.


“Air bersih sulit didapatkan di Dusun Bivak. Khusus di saat bulan puasa kesehatan warga perlu dijaga.


Selain bantuan mesin air minum panel surya dan pipa untuk instalasi, Taman Iskandar Muda juga mengadakan pengobatan masal.



Pengobatan masal itu melibatkan  drg. Sri Artati, drg. Syifa dan dr. Maulida Shafi dengan jumlah 75 warga yang berobat, baik dewasa maupun anak-anak dengan berbagai penyakit dan luka .


“Semua ini terlaksana berkat kerja sama Taman Iskandar Muda bersama IDI Bireuen . Terim kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” ucapnya.


Rudi Permana selaku kordinator Satgas Taman Iskandar Muda Wilayah Bireuen menyiapkan berbagai kebutuhan untuk warga Dusun Bivak yang terdampak banjir longsor dengan menyiapkan makanan untuk berbuka puasa dan perlengkapan lebaran Idul Fitri.



Penyaluran bantuan ini akan tetap dilakukan mengingat pascabencana banjir telah tiga bulan dan masih banyak warga yang butuh bantuan.


Rudi Permana dan team, mulai  dari hari ketiga pancabencana banjir dan longsor sampai saat ini masih aktif menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana banjir dan longsor di seluruh wilayah Aceh.