![]() |
| Foto: Ilustrasi |
Inilah bahaya nyata yang sering disepelekan pengendara mobil. Bukan kecelakaan lalu lintas, gas CO adalah silent killer yang mengintai kita setiap saat. Apa itu gas CO?
1. CO (Karbon Monoksida) adalah gas beracun yang dihasilkan kendaraan dari hasil pembakaran bahan bakar yang gak sempurna. Gak berbau, gak berwarna, ga ada rasa, tapi sangat berbahaya. Bahkan banyak kasus pengendara meninggal dunia di dalam kendaraannya karena keracunan karbon monoksida.
2. Kapan ini bisa terjadi? Ketika mobil diam (tidak bergerak) dalam waktu lama dengan mesin menyala. Ini sering terjadi di kondisi mudik dan libur lebaran, dimana rentan terjadi kemacetan panjang berjam jam. Apalagi jika kemacetan terjadi di dalam sebuah terowongan. Puluhan mobil mengeluarkan gas CO yang terjebak di sebuah ruang, akhirnya memaksa gas ini masuk ke kabin kendaraan.
3. Faktanya, mobil yang kita kira sudah tertutup rapat dan kedap udara itu ternyata tidak benar-benar kedap. Ada beberapa bagian yang kerap jadi pintu masuk “pembunuh” ini, misalnya: Ventilasi udara Sistem AC (fresh air mode) Celah pintu & body Bahkan dari bawah kendaraan Macet panjang, mobil penuh penumpang, kaca tertutup rapat. Combo maut yang sangat berbahaya!
4. Setelah masuk ke dalam mobil, CO akan masuk lewat pernafasan. Dia mengambil jatah Oksigen yang kita hirup untuk ikut masuk ke dalam tubuh. Tidak ada rasanya dan tidak ada bedanya, itu lah yang membuatnya menjadi sangat berbahaya.
5. Langkah Antisipasi, Yang paling pertama sekali harus diketahui adalah, CO bisa masuk, berarti bisa keluar juga. Jika kondisi sedang terjebak macet parah, ada baiknya buka sedikit jendela agar sirkulasi udara tetap terjaga. Biarkan oksigen dari luar masuk ke dalam kendaraan agar porsinya masuk ke tubuh tidak diambil oleh si gas CO.
6. Jangan lupa di share agar semakin banyak orang yang aware akan bahaya karbon monoksida.
